Artikel-Pupuk Organik Hayati - KEHATI
Highlight

Artikel-Pupuk Organik Hayati

14 Maret 2016

Sangihe adalah salah satu kabupaten yang menjadi program pemberdayaan untuk pertanian organik oleh KEHATI. KEHATI melatih para petani di Sangihe agar kembali untuk bertani lestari. Salah satunya adalah penggunaan Pupuk Organik Hayati (POH) buatan Lembaga Ilmu dan Pengetahuan Indonesia (LIPI). Bahan pupuk diperoleh dari hewan dan tumbuhan yang dipersiapkan secara alami, seperti gula, kecambah, tepung ikan, kedelai, jagung, rumput laut, dan telur. “ Tanpa perlakukan kimia,” ujar Doktor  Anton Sarjiya, dari Pusat Penelitian Biologi LIPI. Komposisi material tersebut sudah memenuhi standar untuk pembangunan pertanian ramah lingkungan dan pengembangan agroforestri.

Penyubur tanah ini, menurut Anton, bukan bertugas untuk memberantas hama, melainkan menyehatkan tanah melalui mikroba yang sehat.  Maka dari tanah yang sehat, bertambahlah kekebalan tanaman.Mikroba dalam POH bertugas menghalangi perkembangan mikroba pengganggu. Bakteri tersebut adalahPlant Growth Promoting Rhizobacteria dari golongan Bacillus, Pseudomonas, Painibacillus, dan Burkholderia.

Pemakaian pupuk organik buatan petani, kata Ir. H . Salindeho, Kepala Badan Pelaksana  Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Penggunaan, justru membantu pemerintah. Lantaran penggunaan pupuk kimia terkadang bermasalah dalam penyalurannya di lapangan. Apabila petani swadaya membuat pupuk,maka berguna untuk kesehatan tanah  sekaligus menjaga sisi pengawasan penyaluran pupuk.

Apalagi untuk Pulau Sangihe yang tanahnya belum terlalu masif dalam ekploitasi pertanian. Kembali bertani luhur sembari merawat bumi adalah jalan menuju visi pemerintah Kepulauan Sangihe yaitu sebagai kabupaten bahari yang sejahtera dan bermartabat. “Potensi pertanian Sangihe, masih banyak yang harus dikembangkan dengan inovasi dan teknologi baru,” ujar Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Sangihe Ir. Sony Kapal MM. Sonny menambahkan pelatihan ini mendorong kreatifitas dan penguasaan pemanfaatan teknologi pertanian. 

 

dukung kehati