Biodiversity Warriors Ajak Siswa Manfaatkan Sampah Botol Plastik Untuk Hidroponik - KEHATI
Artikel

Biodiversity Warriors Ajak Siswa Manfaatkan Sampah Botol Plastik Untuk Hidroponik

03 April 2018

Menurut Food Agriculture Organization of United Nations (FAO), Hari Hutan Internasional tahun ini memiliki tema “Forest and Sustainable Cities”. Sustainable cities yang berarti kota yang berkelanjutan memiliki makna bagaimana Urban Forestry dan ruang terbuka hijau (RTH) sangat penting bagi kehidupan masyarakat perkotaan karena memiliki berbagai macam fungsi, baik dari segi ekologi, ekonomi, hingga kesehatan.

Biodiversity Warriors memberikan edukasi tentang pelatihan pembuatan hidroponik pada perayaan peringatan Hari Hutan Internasional 2018 “Forest and Sustainable Cities”, yang diselenggarakan oleh Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI dan The Natural School Semut-Semut, Kamis (22/3)

Oleh karena itu, Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI bekerja sama dengan SD Semut-Semut The Natural School menyelenggarakan kegiatan Hari Hutan Internasional bertajuk “Forest and Sustainable Cities”, Kamis (22/3) kemarin.

Staf Edukasi & Outreach Yayasan KEHATI Ahmad Baihaqi mengungkapkan bahwa perayaan peringatan Hari Hutan Internasional kegiatan yang dilakukan bersama SD Semut-Semut The Natural School adalah pelatihan pembuatan hidropik.

Siswa SD Semut-Semut The Natural School memanfaatkan sampah botol plastik untuk pembuatan hidroponik pada perayaan peringatan Hari Hutan Internasional 2018 bertajuk “Forest and Sustainable Cities” yang diselenggarakan oleh Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI dan SD Semut-Semut The Natural School, Kamis (22/3).

“Kami mengajak puluhan siswa SD Semut-Semut The Natural School memanfaatkan kembali sampah botol plastik sebagai wadah menanam” ujar Abay, panggilan akrab Ahmad Baihaqi yang juga tercatat sebagai mahasiswa Prodi Magister Biologi Universitas Nasional.

Koordinator Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI, Nadia Putri Rachma menjelaskan bahwa RTH tidak hanya diperlukan di ruang lingkup tempat tinggal atau di pusat perkotaan saja, salah satu tempat yang dapat memiliki RTH adalah lingkungan pekarangan sekolah. Sejalan dengan tema Hari Hutan Internasional tahun ini.

Hari Hutan Internasional merupakan bentuk peringatan mengenai kesadaran masyarakat akan visi dan misi kehutanan serta upaya pengonservasiannya. Berdasarkan resolusi PBB pada tanggal 28 November 2012, Hari Hutan Internasional sangat erat kaitannya dengan perubahan iklim yang diperingati setiap tanggal 21 Maret.

Foto bersama seusai pelatihan pembuatan pembuatan hidroponik pada perayaan peringatan Hari Hutan Internasional 2018 bertajuk “Forest and Sustainable Cities”, yang diselenggarakan oleh Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI dan The Natural School Semut-Semut, Kamis (22/3).

“Kami sangat menyambut baik perayaan peringatan Hari Hutan Internasional ini, sebagai salah satu edukasi sejak dini tentang pemanfaatan sampah botol plastik sebagai wadah menanam” ujar Sevira Rosana, salah satu pengajar SD Semut-Semut The Natural School.

 

  • Artikel
  • Biodiversity Warriors Ajak Siswa Manfaatkan Sampah Botol Plastik Untuk Hidroponik
dukung kehati