Hari Air Sedunia, Biodiversity Warriors Edukasi Siswa Agar Peduli Permasalahan Air - KEHATI
Artikel

Hari Air Sedunia, Biodiversity Warriors Edukasi Siswa Agar Peduli Permasalahan Air

03 April 2018

Melihat begitu rumitnya permasalahan air di Indonesia, maka sudah seharusnya momentum hari air sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 Maret disikapi serius oleh seluruh lapisan masyarakat negeri ini.

Setiap tahunnya sejak tahun 1992, tanggal 22 Maret selalu diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Hal tersebut sesuai putusan Sidang Umum PBB ke-42 di Rio de Janeiro, Brasil. Penetapan hari air ini juga dimaksudkan sebagai upaya menarik perhatian publik akan pentingnya air bersih dan upaya pengelolaan sumber air bersih yang berkelanjutan.

Menulis janji untuk perairan agar selalu ingat untuk menjaga dan merawat air pada peringatan Hari Air Sedunia yang diselenggarakan berkat kerja sama antara Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI, SD Sekolah Citra Alam, Marine Conservation Club dan Kelompok Studi Ekologi Perairan Fakultas Biologi Universitas Nasional, Prodi Magister Biologi Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional, dan BScC Indonesia di SD Sekolah Citra Alam, Jakarta, Jumat (28/3).

Staf Edukasi & Outreach Yayasan KEHATI, Ahmad Baihaqi menjelaskan tema yang diangkat dalam peringatan Hari Air Sedunia setiap tahunnya berbeda-beda. Misalkan tahun lalu, yang menjadi tema peringatan Hari Air Sedunia adalah “Manfaatkan Kembali Air Limbah dan Selamatkan Bumi dari Krisis Air Bersih”. Adapun tema peringatan Hari Air Sedunia tahun ini adalah “Nature for Water”.

Salah satu gerakan anak muda yang juga menggelar perayaan Hari Air Sedunia adalah Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI. Rangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi edukasi dan sosialisasi bertajuk “Perairanku Cantik Tanpa Plastik” yang diselenggarakan di SD Semut-Semut The Natural School, Cimanggis, Jumat (23/3), Sanggar Maen Bareng, Depok, Sabtu (24/3), dan SD Sekolah Citra Alam, Jakarta, Rabu (28/3).

“Perayaan peringatan Hari Air Sedunia ini bertujuan untuk mengenalkan pentingnya keberadaan air dalam kehidupan dan juga sebagai habitat keanekaragaman hayati” ujar Muhammad Khoir, salah satu guru yang berasal dari SD Sekolah Citra Alam, yang juga terdaftar sebagai anggota Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI.

Mengidentifikasi biota air yang berhasil diamati pada peringatan Hari Air Sedunia yang diselenggarakan berkat kerja sama antara Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI, SD Sekolah Citra Alam, Marine Conservation Club dan Kelompok Studi Ekologi Perairan Fakultas Biologi Universitas Nasional, Prodi Magister Biologi Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional, dan BScC Indonesia di SD Sekolah Citra Alam, Jakarta, Jumat (28/3).

Kegiatan edukasi dan sosialisasi Hari Air Sedunia tahun 2018 ini diselenggarakan berkat kerja sama antara Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI, SD Sekolah Citra Alam, Marine Conservation Club dan Kelompok Studi Ekologi Perairan Fakultas Biologi Universitas Nasional, Jakarta, Prodi Magister Biologi Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional, dan BScC Indonesia.

Dalam kegiatannya, mereka mengajak puluhan siswa uji kualitas air, menulis janji agar selalu ingat untuk menjaga dan merawat air, serta mengidentifikasi biota air yang berhasil diamati.

“Saya berharap para siswa dapat memahami pentingnya menjaga air dan memanfaatkan air secara bijak” tutup khoir.

Foto bersama seusai edukasi dan sosialisasi peringatan Hari Air Sedunia yang diselenggarakan berkat kerja sama antara Biodiversity Warriors Yayasan KEHATI, SD Sekolah Citra Alam, Marine Conservation Club dan Kelompok Studi Ekologi Perairan Fakultas Biologi Universitas Nasional, Prodi Magister Biologi Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional, dan BScC Indonesia di SD Sekolah Citra Alam, Jakarta, Jumat (28/3).

  • Artikel
  • Hari Air Sedunia, Biodiversity Warriors Edukasi Siswa Agar Peduli Permasalahan Air
dukung kehati