Hari Bumi 2014: Kontribusi KEHATI untuk Kota Hijau - KEHATI
Artikel

Hari Bumi 2014: Kontribusi KEHATI untuk Kota Hijau

22 April 2014

 

Melihat pentingnya kota yang nyaman bagi masyarakat, Basuki mangatakan Yayasan KEHATI akan terus menggandeng masyarakat untuk menciptakan kota hijau. Dalam kaitannya dengan Hari Bumi, Yayasan KEHATI memandang tema tahun ini adalah sebagai sebuah konfirmasi akan sejumlah program yang berkenaan dengan wilayah perkotaan yang sudah berjalan di berbagai wilayah di Indonesia.

Program-program tersebut adalah Penanaman Manggrove di Pesisir Indonesia (Merajut Sabuk Hijau Pesisir Indonesia) yang sudah berjalan sejak 2008 dan berhasil merestorasi setidaknya 50 ha kawasan Manggrove  dengan penanaman lebih dari 2,5 juta tanaman. Lalu Pembenahan Hulu Sungai Ciliwung-Cisadane-Pasanggrahan melalui pengembangan program penanaman bambu sebagai salah satu vegetasi penting yang berfungsi sebagai filter untuk menjaga kebersihan air sungai di DAS Pesanggrahan, Ciliwung, dan Cisadane, serta mencegah erosi dan banjir.

Kemudian untuk memanfaatkan lahan-lahan di perkotaan, program Taman Kehati diluncurkan. Program ini telah berjalan di beberapa propinsi, antara lain Jawa Barat, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan. Tujuan Taman Kehati antara lain dengan tujuan untuk menjaga kelestarian aneka ragam hayati sekaligus mendorong pemanfaaran kekataan alam hayati secara kreatif. Salah satu yang berhasil adalah Taman Kehati di Renon, Bali yang fokus pada budidaya tanaman upakara (tanaman yang digunakan untuk upacara keagamaan). Hasil dari taman tersebut dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar pada saat upacara keagamaan di Bali. Bahkan daerah-daerah lain juga ‘mengimpor’ hasil dari Taman Kehati di Renon tersebut.

  • Artikel
  • Hari Bumi 2014: Kontribusi KEHATI untuk Kota Hijau
dukung kehati