93 views Sorgum, Baik untuk Jantung hingga Dapat Atasi Stunting – KEHATI KEHATI

Sorgum, Baik untuk Jantung hingga Dapat Atasi Stunting

  • Date:
    17 Okt 2020
  • Author:
    KEHATI

Sorgum memiliki kandungan protein, kalsium, zat besi, fosfor, dan vitamin B1 yang lebih tinggi dibanding beras. Namun, mengapa sumber pangan ini belum mendapat tempat di meja makan penduduk Indonesia?

 

Saat ini, Kementerian Pertanian terus berinovasi menggali potensi-potensi pangan lokal untuk diversifikasi pangan. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap beras yang telah menjadi bahan pangan pokok utama.

 

Salah satu yang dikembangkan adalah sorgum. Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan), Haris Syahbuddin, menyampaikan bahwa sorgum sangat layak dikembangkan menjadi bahan pangan pengganti beras karena sorgum memiliki nilai tambah sebagai bahan pangan. Sorgum mengandung mineral khususnya unsur Fe yang cukup memadai yaitu 4-5,5 mg/100g, mineral yang terkandung dapat mengatasi stunting (terhambat pertumbuhan & perkembangannya) pada anak usia tumbuh.

 

Tidak hanya untuk mengatasi stunting, sorgum juga mengandung berbagai manfaat penting lainnya bagi kesehatan. Di antaranya:

 

  • Baik untuk kesehatan jantung
  • Mengontrol kadar gula darah
  • Melindungi tubuh dari anemia
  • Sebagai antioksidan
  • Memperbaiki daya kognitif
  • Menyehatkan tulang
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Dengan manfaatnya yang sangat istimewa, sayangnya, sorgum di Indonesia justru tak begitu populer. Pamor sorgum kalah dari makanan pokok lain seperti beras, jagung, dan singkong.

 

Menurut dosen dan pakar Bioteknologi serta Fisiologi dari IPB (Institut Pertanian Bogor), Dr. Supriyanto, DEA, dalam salah satu artikel CNN Indonesia, ada dua alasan tanaman ini belum mendapat tempat di meja makan penduduk Indonesia. Dua hal ini adalah keterbatasan teknologi dan pasar. Menurutnya, sorgum perlu diperkenalkan ke dalam beragam bentuk produk turunan seperti kue, nasi goreng, bubur, sorgum flakes, dan sereal.

 

Melihat potensi pengembangan sorgum di Indonesia masih sangat besar, maka komoditas ini sangat menjanjikan dalam upaya akselerasi diversifikasi pangan bagi masyarakat Indonesia. Yayasan KEHATI bersama kelompok tani perempuan sorgum, telah mengembangkan sorgum di beberapa kabupaten di Pulau Flores dengan tiga hub, yaitu Likotuden di kawasan timur, Ende di wilayah tengah, dan Lembor di wilayah barat. Selengkapnya tentang program KEHATI untuk sorgum, dapat unduh factsheet sorgum di sini.

 

Sumber: