Mengenal Indeks SRI-KEHATI - KEHATI
Artikel

Mengenal Indeks SRI-KEHATI

14 September 2017

Indeks saham Sustainable and Responsible Investment (SRI)-KEHATI merupakan salah satu indeks yang menjadi indikator pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), yang menggunakan prinsip keberlanjutan, keuangan, dan tata kelola yang baik, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup sebagai tolok ukurnya. Indeks ini diluncurkan pada 8 Juni 2009 oleh Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) bekerja sama dengan PT BEI.

Indeks SRI-KEHATI  merupakan benchmark investasi bagi para investor ataupun manajer investasi dalam menentukan perusahaan publik mana yang memiliki kinerja baik dalam menjalankan usahanya dari sisi tata kelola finansial, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Ada 25 emiten yang menjadi konstituen indeks SRI-KEHATI, yang diseleksi setiap dua periode dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober. Setelah terpilih, nama-nama dari 25 emiten tersebut akan dipublikasikan oleh BEI yang dapat dilihat di www.idx.co.id.

Mekanisme pemilihan dan review emiten dalam daftar konstituen Indeks saham SRI-KEHATI dilaksanakan melalui tiga tahap seleksi.

Tahap pertama, seleksi pada aspek bisnis inti (core business). Pada tahap ini, KEHATI melakukan seleksi negatif, yaitu memastikan emiten tidak bergerak dan memiliki usaha inti pada sembilan jenis bisnis berikut ini: pestisida, nuklir, senjata, tembakau, alkohol, pornografi,  perjudian, genetically modified organism (GMO), dan pertambangan batubara.

Tahap kedua, aspek finansial, di mana hanya emiten yang memiliki kapitalisasi pasar dan total aset lebih besar dari Rp 1 triliun, free float ratio lebih besar dari 10 persen, serta rasio price earning (PE) positif, yang memiliki peluang untuk lolos ke tahap seleksi berikutnya.

Tahap ketiga, aspek fundamental. Pada tahap ini, emiten bersangkutan akan dinilai berdasarkan enam indikator fundamental dalam Indeks SRI-KEHATI, yang meliputi: tata kelola perusahaan, lingkungan, keterlibatan masyarakat, perilaku bisnis, sumber daya manusia, dan hak asasi manusia (HAM).

Penilaian indikator ini dilakukan melalui review terhadap data sekunder, pengisian kuesioner oleh emiten-emiten, dan data-data lain yang relevan. Dari hasil review tersebut, terpilihlah 25 emiten sebagai konstituen penyusun Indeks SRI-KEHATI.

Proses seleksi Indeks SRI-KEHATI
Proses seleksi Indeks SRI-KEHATI

 

Tahun dasar  Indeks SRI-KEHATI yang digunakan sebagai tahun awal indeks dengan basis 100 (seratus) adalah pada 30 Desember 2006 dan dipublikasikan oleh BEI sebagai Indeks SRI-KEHATI pada posisi 116,946. Berikut ini rumus penghitungan nilai Indeks SRI-KEHATI:

Menghitung Nilai Indeks SRI-KEHATI
Menghitung Nilai Indeks SRI-KEHATI

 

Operasional dan manajemen harian Indeks SRI-KEHATI merupakan tanggung jawab BEI bekerja sama dengan KEHATI sebagai pemilik indeks. KEHATI membentuk Komite Indeks SRI-KEHATI sebagai badan penasihat dalam pemilihan dan penyusunan konstituen indeks. Adapun susunan Komite Indeks SRI-KEHATI pada tahun 2017 ini adalah sebagai berikut:

  • Ketua      : Darwin Cyril Noerhadi
  • Anggota  : Gunarni Soeworo                                                                                                                Okkie A.T. Monterie                                                                                                            A.A. Pranatadjaja                                                                                                                Michel A. Tjoajadi                                                                                                                Dedy S. Panigoro

Indeks Investasi Hijau

Indeks SRI-KEHATI merupakan indeks investasi hijau (green index) yang pertama di ASEAN dan kedua di Asia berdasarkan data Exchange and Sustainable Investment (www.world-exchange.or). Indeks ini juga masuk ke dalam kategori socially responsible investing (SRI) atau ethical investing, yakni strategi investasi yang mempertimbangkan, baik keuntungan finansial maupun sosial yang membawa perubahan.

Beberapa jenis indeks yang masuk kategori indeks SRI di antaranya: Dow Jones Sustainability World Index  (dengan kurang lebih 340 konstituen), Ethical Europe Equity Index (30 konstituen), FTSE4Good Global Index (883 konstituen), MSCI World SRI Index (401 konstituen), SRI-KEHATI index (25 konstituen), SSE (Shanghai Stock Exchange) Social Responsibility Index (100 konstituen), dan S&P ESG India Index  (50 konstituen).

Kehadiran Indeks SRI KEHATI juga sejalan dengan komitmen dunia internasional yang tertuang dalam Sustainable Stock Exchange (SSE) Initiative yang diluncurkan Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui United Nations Conference of Trade and Development (UNCTAD), United Nations Global Compact, United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP-FI), dan Principles for Responsible Investment (PRI).  Melalui Inisiatif SSE tersebut, indeks bursa saham tak hanya mempertimbangkan aspek finansial semata, tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola atau yang akrab disingkat ESG (environmental, social, and governance)  ke dalam aturan listing dan kerangka peraturan di bursa saham.

Sejak diluncurkan delapan tahun silam, Indeks tersebut terbukti memiliki kinerja yang konsisten dengan nilai rata-rata sekitar 10 persen di atas indeks yang lainnya, seperti Indeks LQ45 dan Indeks Harga Saham Gabungan/IHSG (Jakarta Composite Index/JCI). Hal ini mengindikasikan adanya respons positif dari para investor yang bersedia membayar harga premium dari saham emiten yang berkategori Sustainable dan Responsible / konstituen indeks SRI-KEHATI.

Pola kinerja Indeks ini sesuai dengan tren investor di berbagai belahan dunia, yang di samping aspek finansial juga mulai mempertimbangkan aspek-aspek lingkungan, sosial, dan prinsip pembangunan berkelanjutan di dalam mengambil keputusan investasinya.

Secara khusus, tujuan pembentukan Indeks SRI-KEHATI adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mendorong usaha yang berkelanjutan bagi para emiten di pasar modal agar tidak lagi hanya mengacu pada aspek finansial, namun juga aspek fundamental yang berkelanjutan.
  2. Menjadi tolok ukur bagi investor secara umum dan manajer investasi, khususnya dalam berinvestasi di pasar saham, baik jangka panjang maupun menengah. Hal ini mengingat saham dalam indeks ini telah melalui seleksi ketat sesuai dengan kriteria penapisan yang dibangun oleh KEHATI.
  3. Dapat digunakan sebagai dasar instrumen investasi di pasar modal, seperti reksadana konvensional, exchange traded fund (ETF), dan lainnya.

Yayasan Keanekaragaman Hayati (KEHATI)

Yayasan KEHATI sebagai pemilik indeks SRI-KEHATI adalah lembaga nirlaba dengan amanat menghimpun, mengelola, dan menyalurkan dana hibah bagi pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia secara berkelanjutan. Lembaga yang didirikan pada tanggal 12 Januari 1994 oleh sejumlah tokoh, aktivis, dan intelektual pemerhati lingkungan itu kini merupakan yayasan konservasi keanekaragaman hayati terbesar di Indonesia.

KEHATI mengemban visi menjadi agen perubahan yang terpercaya dan berpengaruh dalam mendukung pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati dan lingkungan hidup secara adil dan berkelanjutan. Ada empat misi yang disandangnya, antara lain: peningkatan kesadartahuan dan pemahaman untuk mendorong pengubahan perilaku masyarakat; penggalangan, pengelolaan dan penyaluran sumber daya; pemberdayaan lembaga masyarakat; dan pemberian dukungan kepada pertumbuhan gerakan ekonomi berbasis sumber daya alam terbarukan.

Keberadaan KEHATI erat kaitannya dengan komitmen Indonesia dalam melaksanakan Konvensi Keanekaragaman Hayati, yang dihasilkan dari KTT Bumi di Rio de Janeiro pada tahun 1992 dan Deklarasi Tokyo tahun 1993. Sesuai dengan kesepakatan dalam Deklarasi Tokyo, Pemerintah Amerika Serikat memberikan dukungan untuk konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia, yang selanjutnya menjadi cikal bakal keberadaan organisasi KEHATI.

Pada tahun 2004, seiring diberlakukannya Undang Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan, dan perubahannya sesuai UU Nomor 28 Tahun 2004, KEHATI melakukan perubahan dalam tata kelola organisasinya. Sebagai sebuah yayasan, organ tertinggi berada pada Dewan Pembina, yang dibantu Dewan Pengawas, untuk mengawasi jalannya organisasi, serta Dewan Pengurus yang membawahi Manajemen selaku pelaksana operasional yayasan.

Sebagai yayasan pengelola dan penyalur hibah, KEHATI selalu menjaga transparansi dan akuntabilitasnya. Salah satu upaya yang dilakukan dalam hal ini adalah sertifikasi ISO 9001:2008, yang diterima lembaga ini sejak tahun 2012 dan dipertahankan hingga kini.

KEHATI melaksanakan program-programnya melalui pendekatan ekosistem, mencakup ekosistem hutan, pertanian, serta ekosistem pesisir dan pulau-pulau kecil, yang bersentuhan dengan empat kepentingan utama manusia, yakni: pangan, energi, kesehatan, dan air (PEKA).

Program dan capaian KEHATI dapat dikategorisasikan dalam empat kelompok besar, antara lain: konservasi, pemberdayaan masyarakat, pengaruh pada kebijakan publik, dam penyaluran dana hibah.

SRI-KEHATI Award

Sebagai pemilik Indeks SRI-KEHATI, sejak tahun 2014, Yayasan KEHATI menyelenggarakan SRI-KEHATI Award, sebuah ajang penghargaan untuk para konstituen Indeks SRI-KEHATI yang dinilai paling memiliki sensitivitas dan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan dalam menginvestasikan modalnya. Hingga tahun 2017, penganugerahan telah diselenggarakan sebanyak tiga kali.

Untuk ajang SRI-KEHATI Award 2017, yang diselenggarakan pada tanggal 7 Juni lalu, tiga emiten terpilih sebagai penerima anugerah tersebut, yaitu: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Danamon Indonesia (Persero) Tbk dan PT Astra Agro Lestari Tbk.

Ada enam indikator yang digunakan sebagai basis penilaian, antara lain: kepedulian terhadap lingkungan, pengembangan komunitas, tata kelola yang baik, perilaku bisnis, praktek perburuhan, dan hak asasi manusia.

Ada 25 emiten yang diseleksi. Mereka merupakan perusahaan-perusahaan yang tercatat sebagai konstituen indeks SRI KEHATI. Melalui penghargaan ini, emiten yang terpilih sebagai pemenang SRI KEHATI Award diharapkan dapat menjadi role model bagi pelaku usaha lain di Indonesia.

Berikut 25 emiten yang masuk ke dalam list konstituen Indeks SRI-KEHATI per April 2017*:

  • PT Astra Agro Lestari Tbk
  • PT Adhi Karya (Persero) Tbk
  • PT Astra International Tbk
  • PT Bank Central Asia Tbk
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  • PT Bumi Serpong Damai Tbk
  • PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
  • PT Jasa Marga (Persero) Tbk
  • PT Kalbe Farma Tbk
  • PT PP London Sumatra Indonesia Tbk
  • PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
  • PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk
  • PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
  • PT Timah (Persero) Tbk
  • PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
  • PT United Tractors Tbk
  • PT Unilever Indonesia Tbk
  • PT Waskita Karya (Persero) Tbk
  • PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
  • PT Wijaya Karya Beton Tbk

*25 emiten ini diseleksi dua kali dalam setahun, yaitu bulan April dan Oktober.

  • Artikel
  • Mengenal Indeks SRI-KEHATI
dukung kehati