Home
 | 

Primary links

  • Tentang KEHATI
    • Sejarah Singkat
    • Visi Misi dan Nilai Organisasi
    • Dewan Pengurus dan Manajemen
    • Bahan Publikasi
      • Profil KEHATI
      • RENSTRA
      • Laporan Tahunan
      • SRI-KEHATI
  • Lingkup Kerja
    • Area Intervensi KEHATI
    • Sasaran Strategis
    • Pola Pendekatan
  • Dana Hibah
    • Mekanisme Dana Hibah
    • Dokumen Pengajuan
    • Data Hibah 2006
    • Data Hibah 2007
  • Sumberdaya
    • Mobilisasi Dana
    • Komunikasi & Edukasi
  • Link
    • Mitra KEHATI
    • Organisasi Pemerintah
    • Organisasi Non Pemerintah
    • Organisasi Internasional
    • Organisasi Lain
  • Kontak
Home

Siaran Pers: Membangun Arboretum di Jalan Tol, Langkah Kreatif untuk Penyelamatan Lingkungan

Submitted by rahadian on Wed, 10/14/2009 - 22:27
  • News

Untuk disiarkan pada hari Kamis, 15 Oktober 2009, pukul 00.00 WIB

Jakarta – Dalam himbauannya Kementerian Negara BUMN menghimbau kepada seluruh BUMN agar ikut berkontribusi dalam melaksanakan Gerakan ”Satu Orang Satu Pohon” sebagaimana telah dicanangkan oleh Pemerintah. PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia dan anak-anak usahanya (PT Bahana Artha Ventura, PT Bahana Securities, PT Bahana TCW Investment dan PT. Grahaniaga Tatautama), sebagai wujud nyata kepada kepedulian atas lingkungan serta dukungan kepada himbauan Kementerian BUMN dimaksud, pada hari ini telah mencanangkan ”BAHANA GO GREEN” dengan melakukan kerjasama dengan PT JASAMARGA (Persero) Tbk sebagai pengelola jalan tol dan penyedia lahan, serta Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) dan Ditjen Litbang Departemen Kehutanan sebagai penasihat teknis jenis tanaman maupun konsep untuk bersama-sama membangun Arboretum (hutan kota) yang berlokasi di Jalan Tol Jagorawi  (Jakarta, Bogor, Ciawi) juga mewujudkan highway tropical garden.

Arboretum adalah hutan buatan yang ditujukan untuk tempat pelestarian dan penelitian untuk tumbuhan langka yang biasanya terdapat di hutan. Pada program ”BAHANA GO GREEN” ini Bahana Group memberikan sebanyak 10.000 bibit pohon produktif yang terdiri dari pohon sungkai (Peronema canescens), pohon puspa  (Schima noronhoe), pohon meranti-merantian  (Dipterocarpaceae),  pohon salam  (Eugenia polyantha), pohon menteng (Baccaurea spp), pohon kecapi  (Sandoricum koetjape), pohon jengkol (Pithecelopboum lobatum), pohon ki hujan (Samanea saman), pohon limus (Mangifera odoratisimus), pohon buni (Antidesma bunius), dan lain-lain.

Terbatasnya ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah Jakarta-Bogor bagi konservasi keanekaragaman hayati dan juga mitigasi perubahan iklim dan daerah resapan air membutuhkan kreatifitas tinggi dalam mencari solusinya. Salah satu potensi besar untuk memenuhi kebutuhan RTH adalah kawasan bebas hambatan atau jalan tol, salah satunya kawasan TOL Jagorawi. Hal ini dibuktikan bahwa ada sekitar 120 km lahan di kedua sisi (panjang tol Jagorawi sekitar 60 km) jalan tol Jagorawi atau dengan luas lebih dari 72 hektare yang dapat ditanami lebih dari  72.000 batang tanaman keras.

"Bahana Go Green merupakan salah satu wujud nyata dari kepedulian Bahana Group dan mitranya terhadap lingkungan hidup khususnya penghijauan, diharapkan dengan tema Bahana Go Green ini dapat mengajak semua pihak baik swasta maupun BUMN untuk berpartisipasi mewujudkan kepeduliannya terhadap pelestarian lingkungan hidup", ungkap Heri Sunaryadi Direktur Utama PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia.

Yayasan KEHATI didirikan pada tanggal 12 Januari 1994 oleh Prof. Emil Salim dan kawan-kawan, merupakan sebuah lembaga penyandang dana nirlaba, mandiri yang bertujuan memberi dukungan sumber daya dan memfasilitasi berbagai aktifitas pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati di Indonesia secara berkelanjutan.

Yayasan KEHATI meyakini bahwa gerakan ini sebagai suatu kesempatan yang sangat baik untuk mengajak berbagai pihak baik perusahaan swasta maupun perusahaan BUMN untuk berperan aktif dalam penyelamatan keanekaragaman hayati. Program ini juga dapat menjadi salah satu upaya dalam proses mitigasi perubahan iklim. Dengan rata-rata jumlah kendaraan yang melintas jalan tol yang dibangun tahun 1978 ini adalah 200 unit permenit maka dalam sehari total jumlah kendaraan melintas adalah 32.000 unit, dapat dibayangkan berapa emisi yang dihasilkan pertahun.

"Jika semua lahan Jagorawi ditanami, maka emisi karbon yang dapat diserap adalah lebih dari 11000 ton dalam kurun waktu 30 tahun, dapat menjadi salah satu alternatif dalam mitigasi perubahan iklim", jelas Gustaaf A. Lumiu, Direktur Eksekutif (pjs) Yayasan KEHATI Indonesia. "Selain itu, dapat berfungsi juga sebagai hutan pendidikan, dan juga arboretum atau hutan buatan untuk keperluan akademik ", lanjut Gustaaf.

Selain berfungsi sebagai mitigasi perubahan iklim, kawasan ini kedepannya juga dapat menjadi lahan bagi penelitian kehutanan, pendidikan atau arboretum, feeding area dan habitat burung perkotaan juga sebagai daerah resapan air. Juga dapat mewujudkan kawasan highway tropical garden di seluruh sisi kawasan bebas hambatan lainnya.

Yayasan KEHATI, BAHANA dan mitra lainnya berupaya untuk memaksimalkan upaya penanaman  pada seluruh lahan yang tersedia sepanjang tol Jagorawi, untuk itu dibutuhkan dukungan semua pihak dalam mewujudkannya. Termasuk juga masyarakat pengguna jalan tol untuk tidak membuang sampah di jalan tol karena dapat merusak bibit tanaman yang baru ditanam.
Keterangan lebih lanjut, hubungi

Taufiq Alimi
Direktur Komunikasi dan Pengembangan Sumber Daya
Yayasan KEHATI Indonesia
Jl. Bangka VII no 3B
Kemang, Jakarta Selatan
Phone +62217806723
Email: taufiqalimi@kehati.or.id
Telp: 0818774134

I Gede Suhendra
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia
Corp Communications & Media Relations
Address: Graha Niaga 18th Fl. Jl. Jend. Sudirman kav. 58, Jakarta 12190, Indonesia 
Telephone: +6221 250 5080 
Email: suhendra@bahana.co.id
Telp: 08121106562

BahanaJasa Marga KEHATI Departemen Kehutanan

  • Login or register to post comments

Flora Kita
TGG
MFP

RENSTRA 2008-2012

Archieves

News Reference Publication Partners

KEHATI Profile

Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Yayasan KEHATI) - The Indonesian Biodiversity Foundation
Copyright @ 1994-2009 - All right reserved