Melindungi P. Duroa Maluku Tenggara dari Bom dan Potasium
Sejak tahun 2005, Yayasan KEHATI bekerjasama dengan lembaga lokal di Tual, Kep Kei di Maluku Tenggara. Bermula dari kegelisahan atas maraknya penggunaan bom dan potasium oleh nelayan di perairan P. Duroa, kegiatan sosialisasi dan penyadaran masyarakat melalui siaran radio, akhirnya berkembang menjadi kegiatan yang melibatkan masyarakat dari dua desa di P. Duroa tsb.
KEHATI Bidani Lahirnya Perhimpunan Filantrofi Indonesia
Sejak tahun 2003 – 2007 Ford Foundation mendukung Yayasan KEHATI dalam mengembangkan Prakarsa Penguatan Filantropi Indonesia. Tujuan utama program adalah untuk meningkatkan jumlah dan mutu filantropi di dalam dan bagi Indonesia sebagai sarana memperkuat masyarakat sipil melalui penguatan infrastruktur kelembagaan dan pengembangan ruang gerak bagi filantropi dan sektor nirlaba.
Reaktor Gasbio Pertama di Sumba
Sumba identik dengan kuda, sapi ataupun kerbau. Ternak bagi masyarakat Sumba memiliki nilai budaya yang sangat tinggi. Bagi para bangsawan Sumba, ternak merupakan simbol status kebangsawanan itu sendiri. Biasanya mereka memiliki ternak mencapai ratusan bahkan ribuan ekor.Komik Pendidikan dan Penyadaran Masyarakat Untuk Pulau Duroa
Sejak 2005 Yayasan KEHATI mendukung Yayasan Hivlak, sebuah lembaga lokal di Tual, Kep. Kei, Maluku Tenggara guna melakukan kampanye perlindungan pesisir dan laut di kawasan itu.
Rumput dan Gulma Juga Biodiversitas
Cerita rumput juga biodiversitas di ilhami oleh penelitian Dr. Prijo Soetedjo dari UNDANA Kupang NTT yang membantu program Konservasi dan Pemanfaatan Berkelanjutan di Kecamatan Karera, Sumba Timur. Keprihatinan atas semakin berkurangnya luasan padang rumput di Sumba sangat mengancam populasi hewan ternak yang diusahakan masyarakat Sumba.








