Praktek-praktek dan Inovasi Konservasi Keanekaragaman Hayati dalam Adaptasi Perubahan Iklim di Ekosistem Hutan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil serta Pertanian di Indonesia
Dunia diciptakan beserta isinya yang masing-masing mempunyai peran di bumi ini, termasuk keanekaragaman hayati. Ketika dunia disibukkan dengan pencarian teknologi modern untuk beradaptasi dengan perubahan iklim, keanekaragaman hayati pun mempunyai kemampuan untuk mendukung kehidupan manusia di tengah iklim yang berubah tersebut. Demikian juga halnya dengan pengetahuan tradisional dan budaya yang baik secara langsung maupun tidak langsung melestarikan keanekaragam hayati, ia membuat manusia menghargai alam dan keanekaragaman hayati yang terkandung didalamnya. Beberapa masih hidup hingga saat ini dan dikembangkan dalam masyarakat modern, namun sayangnya beberapa di antaranya juga telah hilang dan terlupakan.
Dimulai dengan uluran tangan kita sendiri untuk melestarikan keanekaragaman hayati, seperti yang telah dilakukan oleh masyarakat lokal, adalah cara yang paling mudah untuk dilakukan dibanding dengan upaya adaptasi dengan teknologi modern dan biaya yang tinggi. Oleh karenanya, bentuk-bentuk upaya pelestarian keanekaragaman hayati yang telah hidup di masyarakat perlu diangkat, dihargai, dan dilestarikan.
| Attachment | Size |
|---|---|
| Biodiversity Conservation for Adaptation to Climate Change.pdf | 1.92 MB |








