Program Pengembangan PLH di Distrik Depapre
Program PLH di Distrik Depapre dilakukan pada 2004, melibatkan 4 sekolah di distrik itu dan 14 guru yang secara konsisten mengembangkan dan menerapkan program PLH ini di sekolah masing-masing. Fasilitator kegiatan ini adalah Ibu Lies Holle seorang pengajar di Universitas Cendrawasih Jayapura. Kegiatan ini dapat terlaksana dengan adanya kerjasama antara Dewan Adat Kampung Tablasupa, Kelompok Kerja Guru Distri Depapre dan dukungan dari Kawil Depdiknas Jayapura.
Target sasaran program adalah guru SD, sebab guru adalah pihak yang berperan penting untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak usia dini secara berkelanjutan (kontinuitas). Sasaran dari pelaksanaan program pengembangan Pendidikan Lingkungan hidup adalah guru pada pendidikan tingkat dasar (SD) di Distrik Depapre khususnya Kampung Wauna, Kampung Teprasuwa, Kampung Tepraonusu dan Kampung Kendate melalui pendidikan tingkat dasar pada proses pembelajaran anak-anak SD Negeri Depapre/Kampung Wauna, SD YPK Wibong Teprasuwa, SD YPK Amos Tepraonusu dan SD Negeri Kendate.
Dalam mencapai sasaran tersebut para guru SD berkolaborasi dengan Pengasuh Sekolah Minggu (Persekuruan Anak Remaja) dan masyarakat seperti Lembaga Adat, Kelompok konservasi, Kelompok nelayan, dan Kelompok wanita.
TUJUAN KEGIATAN
- Meningkatkan kapasitas guru SD di Depapre sebagai pengembang program Pendidikan Lingkungan Hidup.
- Membentuk forum diskusi atau jaringan guru menunjang pengembangan program Pendidikan Lingkungan Hidup
- Menyediakan media informasi program Pendidikan Lingkungan Hidup oleh dan untuk guru, siswa dan masyarakat
KEGIATAN
Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah kegiatan yang bersifat umum diikuti oleh semua guru ke-4 SD dan kelompok yang dilakukan oleh masing-masing sekolah. 1. Kegiatan umum yang dilaksanakan oleh TIM PLH Depapre meliputi :
- Pelatihan penyusunan modul pembelajaran PLH dengan materi lokal.
- Perlombaan berceritera dalam bahasa Tepra dan Moi tentang pengelolaan lingkungan berdasarkan kearifan masyarakat
- Peningkatan kemampuan terhadap materi khusus bakau, sagu, terumbu karang ikan dengan mendatangkan nara sumber
2. Kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing sekolah
2.1. SD Negeri Depapre
- Lingkungan pasar sebagai media pembelajaran PLH
- Penghijauan di sekitar mata air dan DAS kali Depapre
- Penyusunan modul air sumber kehidupan
2..2. SD YPK Wibong Teprasuwa
- Sosialisasi PLH untuk guru, orang tua murid dan masyarakat
- Pelatihan pembibitan
- Penghijauan di lereng gunung dengan tanaman pelindung
- Penyusunan katalog SDA dalam bahasa Tepra meliputi jenis-jenis SDA laut dan darat serta pemanfaatannya.
2.3. SD YPK Amos Tepraonusu
- Sosialisasi PLH untuk guru, orang tua dan masyarakat
- Pelatihan pembibitan
- Penanaman pohon pelindung pantai
- Penyusunan modul lingkungan pantai
2.4. SD Negeri Kendate
- Sosialisasi PLH untuk guru, orang tua dan masyarakat
- Pembuatan dusun sagu sebagai laboratorium alam
- Penyusunan modul dusun sagu
HASIL YANG DIHARAPKAN
- Menguatnya kapasitas guru SD di Depapre sebagai pengembang program Pendidikan Lingkungan Hidup
- Adanya forum diskusi atau jaringan guru
- Adanya media informasi baik berupa modul pembelajaran, laboratroium alam dan media publik penunjang pembelajaran PLH.
Laporan lengkap kegiatan ini dapat disimak dalam lampiran di bawah ini:








