Sekolah Wajib Miliki Kantin Sehat - KEHATI
Artikel

Sekolah Wajib Miliki Kantin Sehat

11 November 2013

 

Karena itulah, Yayasan KEHATI bekerjasama dengan Pertamina Foundation membuat program Sekolah Sobat Bumi yang salah satu kegiatannya berfokus pada Kantin Sehat. Melalui program tersebut Yayasan KEHATI mendampingi 7 sekolah adiwiyata mandiri yang nantinya masing – masing harus menularkan praktek terbaik mereka pada 10 sekolah yang lain. Di program Kantin Sehat tersebut, sekolah tersebut didorong untuk menanam sumber pangan lokal sebagai media pengebalan pada siswa dan juga diharapkan menjadi bahan baku sehat untuk kantinnya.

Menambahkan tentang  konsep Kantin Sehat, Cendika Srimurwani dari Badan POM, mengatakan bahwa kantin yang bersih belum tentu sehat. Tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk benar-benar menjadi kantin sehat. Selain dari kebersihan kantinnya, perlu derhatikan juga perilaku manusianya terhadap makanan yang disajikan. “Bagaimana disajikan, berapa lama daya tahannya, dan hal-hal lain harus diperhatikan,” katanya. Perlu diperhatikan pula dalam penggunaan strepless, atau kemasan yang digunakan. Selanjutnya, Srimurwani menjelaskan bahwa makanan sehat dan aman itu harus tidak memiliki bahaya fisik, kimia, dan microbiologi.

Sementara itu, terkait dengan konsep pangan lokal yang dijajakan di Kantin Sehat, Indah Sukmaningsih dari YLKI, mendukung konsep tersebut. “Dengan mengkonsumsi produk lokal kita tidak ikut berkontribusi pada perubahan iklim,” ujarnya. Makanan impor harus melalui perjalanan yang jauh dan tentunya pelepasan karbonnya semakin banyak. Hal inilah yang menjadi salah satu pemicu perubahan iklim.

Seperti diketahui, hampir seperempat dari seluruh jajanan anak sekolah masih belum memenuhi syarat. Berdasarkan data terakhir BPPOM di tahun 2012 tentang Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), masih ada 24 persen jajanan yang tidak memenuhi syarat. Selanjutnya data dari Badan Litbang Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa di tahun 2010 masih ada 44,4 persen anak-anak umur 7 sampai 12 tahun yang mengkonsumsi energi di bawah asupan minimal, dan sebanyak 30,6 persen belum mendapatkan asupan protein yang cukup.

  • Artikel
  • Sekolah Wajib Miliki Kantin Sehat
dukung kehati