Seni dan Budaya Iringi Penanaman 12.000 Mangrove di Tegal - KEHATI
Artikel

Seni dan Budaya Iringi Penanaman 12.000 Mangrove di Tegal

26 September 2013

 

Sebagai tanaman pesisir, mangrove memiliki banyak sekali manfaat. Selain sebagai benteng alam terhadap abrasi dan intrusi air laut, tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai panganan, pewarna alam, dan bahan baku tekstil. Mengingat pentingnya tanaman tersebut, program Merajut Sabuk Hijau Pantai Kota Tegal ini menyasar pada pengembalian ekosistem peisir dengan penanaman 12.000 tanaman mangrove yang terdiri dari jenis cemara laut, api-api, dan ketapang. Selain itu, dilakukan pula pembibitan terhadap 20.000 tanaman mangrove yang nantinya bisa terus digunakan untuk mengembalikan hutan mangrove di pesisir Kota Tegal sepanjang 7,5 kilometer. Pembibitan tersebut juga diarahkan penyediaan bibit bagi lembaga lain atau kota lain yang ingin melakukan penanaman mangrove. “Kondisi pesisir Kota Tegal membutuhkan penanganan maksimal akibat adanya abrasi dan kerusakan ekosistem hutan mangrove,” kata Ketua Paguyuban Penyelamat Lingkungan, Riyanto.  

Sementara itu, Manajer CSR Bank BRI, Eko Prasetyo mengatakan bahwa dukungan BRI terhadap pengembalian ekosistem pesisir muncul dari rasa prihatin terhadap berkurangnya tanaman mangrove di pesisir yang mengancam komunitas pantai. Manusia, hewan, lingkungan dan perekonomian menjadi berkurag karena hilangnya benteng alam tersebut. Oleh karena itu, melalui program CSR nya, BRI selalu aktif mendukung adanya kegiatan pengembalian ekosistem hutan mangrove itu. “Program ini tidak akan berhenti di Tegal tetapi akan berlanjut ke Indramayu dan Brebes,” katanya.

Di tempat yang sama, Walikota Kota Tegal, Ikmal Jaya, menegaskan keinginannya untuk menghijaukan Kota Tegal. “Kalau Kota Tegal bisa hijau maka Tegal bisa bersaing dengan kota lain,” ungkapnya. Penghijauan tidak hanya pada wilayah pesisir dengan mangrove tetapi juga di tengah kota akan dilakukan penanaman pohon.

  • Artikel
  • Seni dan Budaya Iringi Penanaman 12.000 Mangrove di Tegal
dukung kehati