TFCA Kalimantan Hibahkan Dana kepada 6 LSM di Kabupaten Kapuas Hulu - KEHATI
Artikel

TFCA Kalimantan Hibahkan Dana kepada 6 LSM di Kabupaten Kapuas Hulu

04 Juni 2015

 

Enam LSM yang menerima hibah dana di siklus kedua ini yakni:

  1. Dian Tama; Fokus programpadapelestarian kawasan melalui Agroforestry  dan Pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu sebagai Alternatif Pendapatan Masyarakat di Koridor Labian-Leboyan
  2. ASPPUK; Bergerak pada pengembangan hasil hutan bukan kayu melalui pelestarian tanaman pewarna alami yang berperspektif gender dan berkelanjutan di Kabupaten Kapuas Hulu.
  3. SAMPAN, Fokus pada penguatan Pengelolaan tembawang oleh masyarakat (sistem agroforestry tradisional) di 4 desa dampingan.
  4. Lanting Borneo. Mendedikasikan programnya pada penguatan masyarakat dalam pengelolaan kawasan koridor DAS Labian-Leboyan melalui pemetaan dan inventarisasi kearifan lokal
  5. Komunitas Pariwisata Kapuas Hulu (KOMPAKH), Fokus pada pengembangan Destinasi dan Media Pemasaran Ekowisata berbasis masyarakat yang berlokasi di Desa Menua Sadap Kec.Embaloh Hulu
  6. Forum DAS Labian-boyan, Bergerak dalam Restorasi Pinggiran DAS Labian Leboyan di sepanjang Desa sungai  Ajung dan Desa Labian berbasis masyarakat

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Kapuas Hulu, Agus Suparman, M.Si mengatakan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu sebagai kabupaten konservasi banyak memperoleh dukungan dari lembaga luar, salah satunya TFCA Kalimantan.  Beliau juga mengingatkan pentingnya program Heart of Borneo (HoB), salah satu program yang didukung TFCA Kalimantan untuk mengelola kawasan hutan tropis dataran tinggi di Borneo, yang didasarkan pada prinsip konservasi dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam pertemuan yang dihadiri 59 peserta tersebut, sejumlah mitra TFCA Kalimantan penerima hibah dana siklus pertama di  Kapuas Hulu yakni AOI, Gemawan, PCF, dan FORINA turut memaparkan progress kegiatannya selama satu tahun terakhir.

Sampai saat ini, TFCA Kalimantan telah melakukan penandatanganan kontrak perjanjian penerimaan hibah (PPH) kepada 25 LSM yang dibagi menjadi 2 siklus; tahap pertama dan kedua. Total hibah senilai Rp. 92.630.719.000,-. Penerima hibah yang melaksanakan kegiatan untuk mendukung program HOB di Kabupaten Kapuas Hulu sebanyak 11 LSM (siklus 1 & 2) dengan total hibah senilai Rp. 31 miliar.

TFCA Kalimantan adalah kemitraan antara Pemerintah Amerika Serikat, Pemerintah Indonesia, The Nature Conservancy (TNC) dan World Wide Fund for Nature (WWF) yang dimulai sejak 2011. Tujuannya, untuk melindungi keanekaragaman hayati, menjaga karbon hutan, dan meningkatkan penghidupan masyarakat melalui upaya konservasi hutan di Kalimantan serta mendukung dua program yang sedang berlangsung yaitu Heart of Borneo (HoB) dan Program Karbon Hutan Berau (PKHB).

Yayasan KEHATI telah ditunjuk sebagai administrator untuk pengelolaan TFCA Kalimantan. Dalam implementasinya, TFCA Kalimantan mengembangkan kebijakan dan panduan terkait dengan prosedur penyaluran hibah, penyusunan rencana implementasi 2013-2017, dan kebijakan serta panduan monitoring dan evaluasi. 

 

  • Artikel
  • TFCA Kalimantan Hibahkan Dana kepada 6 LSM di Kabupaten Kapuas Hulu
dukung kehati